Vaginal Douche

Menjaga kesehatan organ kewanitaan bergotong-royong tidak susah, tapi nyatanya masih banyak perempuan yang masih belum tanggap terhadap pentingnya hal tersebut. Sementara itu, banyak penyakit berbahaya yang sanggup menyerang organ reproduksi, antara lain keputihan, vulvitis, vaginitis, herpes simpleks, HPV, kutil kelamin, displasia. Selain itu, ada penyakit kista indung telur dan penyakit yang mematikan ibarat kanker vulva, kanker leher rahim, kanker indung telur.

Vaginal douche itu apa? Itu yaitu cairannya. Kalau vaginal douching yaitu proses atau tekniknya. Kaprikornus vaginal douching itu yaitu proses pencucian vagina. Vaginal douching ini ada yang internal dan eksternal. Untuk eksternal douching itu ibarat yang biasa kita lakukan yaitu membasuh kepingan luar vagina. Sedangkan yang internal douching itu yaitu dengan cara memasukkan atau menyemprotkan cairan ke dalam vagina dengan tujuan untuk membersihkan.

Yang akan dibahas itu yaitu internal douching. Teknik yang ini memakai alat ibarat botol dengan verbal yang berbentuk pipa. Cairan douching akan dimasukkan ke dalam botol kemudian pipanya akan dimasukkan ke dalam vagina. Botolnya itu nanti akan dipompa supaya cairannya bisa keluar dan membasahi kepingan dalam vagina.

Disini Saya akan menjelaskan cara penggunaan Vaginal Douche

Alat Vaginal Douche
Cara Pakai:

  • Isilah botol plastik yang tersedia. dengan cairan (Produk) Vaginal Douche hingga batas A (untuk menjaga kebersihan) atau sampe batas B (untuk mengobati infeksi).
  • Tambah air hangat hingga batas C, kemudian kocok hingga rata.
  • Kemudian masukkan aplikator tersebut sejauh mungkin ke dalam Vagina, kemudian pijat aplikator ulang-ulang hingga isi botol habis digunakan.

Sebelum memakai vaginal douche sebaiknya kita semua mengetahui alasan mengapa menggunakanya. dan saya tidak menyarankan memakai nya tanpa perintah medis atau petunjuk dokter. alasannya yaitu beberapa alasan yang harus diketahui. silahkan simak dibawah ini:

Perhatian:

  • Produk ini bersifat membunuh sperma, maka tidak dianjurkan bagi perempuan yang meng-inginkan kehamilan.
  • Dapat mengganggu ekosistem di dalam vagina, terutama kehidupan lactobacillus.

Kalau melaksanakan douching, basil jahat memang akan mati tapi lactobacillus-nya juga ikut mati. Padahal bila lactobacillus-nya pada mati, nanti basil jahat akan gampang berkembang lebih banyak dan vagina akan gampang terkena penyakit.

Kesimpulan:

  1. vaginal douching (internal) akan mengganggu kenormalan Ph vagina sehingga akan menciptakan basil baik (lactobacillus) akan mati dan menunjukkan kesempatan kepada basil jahat untuk berkembang sehingga akan menimbulkan banyak imbas jelek bagi kesehatan.
  2. Vagina mempunyai kemampuannya untuk membersihkan dirinya sendiri sehingga tidak perlu hingga melaksanakan douching. Jika mengalami keputihan yang tidak biasa, jangan eksklusif tetapkan untuk melaksanakan douching. Sebaiknya berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu.
  3. Keputihan yang tidak biasa itu bisa jadi sebuah tanda-tanda dari penyakit yang timbul dalam vagina, sedangkan douching itu hanya mengurangi keputihan (gejalanya saja) tanpa mengobati eksklusif ke akarnya (penyebab keputihan).
  4. Vaginal douche itu tidak berbahaya tergantung teknik penggunaan, takaran (dalam hal ini frekuensi pemakaiannya), dan waktu penggunaan. Kuncinya yaitu kenali vagina kita sendiri terutama duduk masalah busuk dan warna dari keputihan, selain itu terapkan personal hygiene dengan baik biar vagina tetap terawat dan tetap sehat.