Sukralfat adalah

Sukralfat merupakan Senyawa gastrointestinal dan Berikatan dengan molekul protein yang bermuatan positf pada mukosa susukan gastrointestinal, membentuk kompleks yang tidak larut dan stabil, dan membentuk barrier yang melekat dan melindungi lokasi tukak.

Sukralfat merupakan Senyawa gastrointestinal dan Berikatan dengan molekul protein yang ber Sukralfat
struktur kimia Sukralfat

Indikasi:
Tukak duodenal, tukak lambung, mukositis akhir kemoterapi.

Kontra Indikasi:
Hipersensitif terhadap sukralfat atau komponen lain dalam formulasi.

Dosis dan Cara Pemakaian:
Minum dengan air dikala perut kosong, 1 jam sebelum atau 2 jam sehabis makan.
Dosis dewasa:

  • Pengobatan Tukak duodenal: 1 gram per oral sehari empat kali atau 2 gram sehari dua kali selama 4-8 minggu.
  • Perawatan Tukak duodenal: 1 gram per oral sehari dua kali.
  • Perawatan Tukak peptik: 1 gram per oral sehari dua kali.
  • Profilaksis tukak akhir stres: 1 gram secara nasogastrik atau per oral setiap 6 jam.

Dosis anak-anak:

  • Pengobatan Tukak duodenal: 40-80 mg/kg/hari secara oral dibagi setiap 6 jam atau 0,5-1 gram sehari empat kali.
  • Perawatan Tukak duodena: (1-10 tahun) 1 gram per oral pada malam hari.
  • Pengobatan Tukak peptik: 40-80 mg/kg/hari secara oral dibagi setiap 6 jam atau 0,5-1 gram sehari empat kali.
  • Profilaksis Tukak akhir stres untuk bayi, 40 mg/kg/hari secara nasogastrik atau per oral dalam 4 takaran terbagi.
  • Profilaksis Tukak akhir stres untuk anak-anak, 40-80 mg/kg/hari secara nasogastrik atau per oral dalam 4 takaran terbagi, maksimum 4 g/hari.

Efek Samping:
Konstipasi, mual, muntah, kembung, verbal kering, gatal-gatal, sakit kepala, insomnia, diare.

Peringatan dan atau Perhatian:

  1. Karena sukralfat berpotensi untuk menghipnotis penyerapan beberapa obat, pemisahan proteksi (minum obat lain tersebut 2 jam sebelum sukralfat) harus dipertimbangkan apabila perubahan bioavailabilitas sanggup berdampak kritikal.
  2. Antasida sanggup dipakai sebagai aksesori pada terapi dengan Sukralfat untuk mengurangi rasa sakit, tetapi sebaiknya tidak diminum dalam waktu 30 menit sebelum atau sehabis proteksi sukralfat.
  3. Penderita gagal ginjal kronis dan pasien dialisis sanggup meningkatkan risiko akumulasi dan toksisitas aluminium.

Bentuk dan Kekuatan Sediaan:
1. Tablet: 500 mg, 1 g.
2. Suspensi: 500 mg/5 ml

Penyimpanan dan Stabilitas:

  • Tablet Sukralfat disimpan dalam wadah tertutup rapat, pada suhu kamar.
  • Suspensi Sukralfat disimpan pada suhu 15-30°C
  • hindari penyimpanan yang terlalu cuek (beku).

Pustaka:
-MIMS Indonesia Edisi 15 Tahun 2014.
-ISO Indonesia Volume 46 Tahun 2011-2012.