Selain Untuk Ibadah, Ini 6 Manfaat Puasa Bagi Kesehatan

Puasa dan kesehatan merupakan topik menarik yang selalu mencuri perhatian umat Islam jelang datangnya Ramadhan. Arti puasa sendiri berdasarkan bahasa ialah menahan dan berhenti dari sesuatu. Sedangkan puasa dalam pengertian istilah (Islam) ialah menahan diri dari makan, minum, dan hal-hal yang membatalkan puasa, mulai dari waktu terbit fajar hingga terbenam matahari dengan didasari keimanan kepada Tuhan Swt.

 merupakan topik menarik yang selalu mencuri perhatian umat Islam jelang datangnya Ramadha Selain Untuk Ibadah, Ini 6 Manfaat Puasa Bagi Kesehatan

Manfaat puasa bagi kesehatan sudah diakui banyak kalangan. Berpuasa bukan sekedar aktifitas keagamaan yang wajib dilaksanakan setiap Muslim. Namun lebih dari itu, puasa merupakan acara yang sangat bermanfaat bagi kesehatan tubuh kita.

Selama menjalankan puasa tubuh mengalami proses metabolisme. Artinya makanan diproses dalam sistem pencernaan, untuk selanjutnya dikirim ke usus, kemudian makanan diubah wujudnya menjadi sari-sari makanan di usus kecil kemudian diserap oleh pembuluh darah dan dikirim keseluruh tubuh.

Setelah proses simpulan maka sistem pencernaan kita diistirahatkan hingga waktu berbuka puasa tiba.

Manfaat puasa bagi kesehatan tubuh

Berikut ialah beberapa manfaat puasa bagi kesehatan tubuh kita :

#1. Mengistirahatkan sistem pencernaan

Ibarat mesin, sistem pencernaan insan yang setiap ketika bekerja mengolah makanan dan minuman membutuhkan istirahat. Istirahat yang teratur menciptakan alat-alat pencernaan terpelihara dengan baik dan terhindar dari penyakit. Dengan begitu, organ pencernaan menyerupai kerongkongan, lambung serta usus bisa bekerja lebih baik dan maksimal ketika kita mulai mengonsumsi makanan lagi.

#2. Mengeluarkan racun yang berbahaya dari dalam tubuh (detoksifikasi)

Keadaan lambung yang kosong ketika berpuasa akan membuatnya bekerja lebih optimal ketika kita berbuka puasa. Saat lambung kosong, perembesan nutrisi akan berjalan lebih baik sehingga mengurangi risiko penimbunan sisa makanan atau nutrisi yang tidak berhasil terserap tepat oleh tubuh. Dengan kata lain puasa menciptakan tubuh tidak lagi menyimpan tumpukan sisa makanan yang bisa membusuk.

#3. Menurunkan tekanan darah tinggi

Selain itu puasa juga bermanfaat menurunkan kadar gula dalam darah dan kolesterol. Dengan berpuasa, tubuh kita akan mengurangi konsumsi makanan terutama yang mengandung lemak, gula dan kolesterol tinggi. Itulah kenapa puasa kemudian berdampak pada penurunan kolesterol dan gula darah.

#4. Sebagai pereda nyeri 

Bagi orang yang menderita arthritis atau radang sendi puasa sanggup bermanfaat sebagai pereda nyeri sendi. Sebuah riset melaporkan, terdapat keterkaitan antara membaiknya radang sendi dengan peningkatan kemampuan sel netrofil dalam membasmi bakteri. Netrofil, atau sel penetral merupakan unsur yang bisa menetralkan racun maupun basil penyebab radang sendi.

#5. Mengurangi pembengkakan

Selama berpuasa jumlah konsumsi air berkurang secara drastis. Pengurangan ini bermanfaat membantu mengatasi akumulasi cairan yang hiperbola pada tubuh. Berkurangnya jumlah konsumsi air akan mengatasi pembengkakan pada perut, kaki dan lutut yang sering dialami perempuan ketika tiba bulan atau menstruasi.

#6. Menurunkan kelebihan berat badan 

Walaupun tidak begitu berarti, puasa juga bermanfaat bagi orang yang ingin menurunkan kelebihan berat badan. Dengan berpuasa, maka kita “terpaksa” menahan hasrat untuk ngemil dan frekuensi makan juga berkurang. Namun, proses penurunan berat tubuh ketika berpuasa sulit tecapai jikalau ketika berbuka, yang bersangkutan lebih banyak makan makanan tinggi gula dan kalori dibandingkan buah dan sayuran.

Manfaat puasa sebagai sarana penyembuhan penyakit

Secara tidak langsung, puasa juga bermanfaat sebagai sarana penyembuhan penyakit. Satu ahad pertama berpuasa merupakan periode yang berat bagi orang yang berpuasa. Saat itu tubuh akan mengeluarkan sejumlah besar racun melalui anutan darah, pori dan organ pembuangan lain (detoksifikasi). Ini terlihat dari menebalnya lapisan pengecap dan nafas yang biasanya lebih berbau pada hari-hari pertama.

Setelah puasa berlanjut pada hari-hari berikutnya, proses pencucian tubuh disempurnakan. Lemak tubuh yang tidak bermanfaat, racun yang terakumulasi dalam sel tubuh akan dikeluarkan. Sel yang sakit, sel-sel mati, lapisan lendir menebal di dinding usus, limbah anutan darah dikeluarkan lewat hati, limpa, dan ginjal.

Tubuh akan memakai mineral penting dan vitamin untuk membuang racun dan jaringan tua. Saat beban racun tubuh berkurang, efisiensi setiap sel ditingkatkan. Sehingga bisa dikatakan puasa membantu mempercepat proses penyembuhan dari penyakit dan sekaligus menghemat energi.

Harus dipahami bahwa, makanan dan minuman yang kita konsumsi setiap hari, selain mengandung zat-zat gizi yang mempunyai kegunaan untuk tubuh kita, juga mengandung materi beracun atau toksik yang kemudian menumpuk dalam tubuh.

Bahan beracun atau toksik yang ada dalam tubuh kita, jikalau sudah terlalu banyak sanggup mengakibatkan dilema pada tubuh antara lain, tubuh menjadi cepat lelah, daya tahan tubuh menurun, sehingga tubuh gampang terkena penyakit.

Puasa memungkinkan kita untuk mngeluarkan toksik dan racun dari dalam tubuh secara alami dan me-recharge-nya dengan gizi dan nutrisi yang baru.