Pertolongan Pertama Pada Penderita Diare

Pertolongan Pertama Pada Penderita Diare – Diare merupakan salah satu penyakit serius yang sering diabaikan, padahal banyak sekali orang yang meninggal akhir penyakit yang tergolong sepele ini. Diare ditandai dengan adanya perubahan pada frekuensi BAB yang lebih sering atau kalau lebih dari 3 kali sehari, dan adanya perubahan pada konsistensi kotoran dari yang seharusnya padat menjadi cair, encer , atau berlendir, atau semi encer atau dapat juga berdarah.
Kenapa Diare berbahaya? – Menurut data who diare merupakan penyakit yang menimbulkan simpulan hidup balita / bawah umur nomor satu didunia, namun diindonesia diare menjadi penyakit yang menimbulkan simpulan hidup di urutan kedua pada balita sesudah penyakit nanah pernafasan. Diare berbahaya alasannya ialah dapat menimbulkan Dehidrasi atau kekurangan cairan elektrolik tubuh. 
Pertolongan Pertama Pada Penderita Diare Pertolongan Pertama Pada Penderita Diare

kalau seseorang mengalami kehilangan cairan tubuh maka akan terjadinya gangguan pada fungsi organ-organ tubuh tergantung pada tingkat keparahan kehilangan cairan tubuh yang terjadi. kalau diare tidak ditangani maka kemungkinan dapat menimbulkan kehilangan cairan tubuh berat. yang beresiko dapat menimbulkan kematian. Baca selengkapnya ihwal kehilangan cairan tubuh disini : Pengertian dehidrasi, penyebab dan bahayanya.

Pertolongan Pertama Pada Penderita Diare

Untuk penanganan penderita diare baik bawah umur maupun orang dewasa, hal yang paling penting untuk dilakukan yaitu memastikan cairan elektrolik tubuh tetap terjaga, untuk menghindrasi terjadinya dehidrasi. Konsep pertama untuk pertolong baik dirumah ataupun di rumah sakit yaitu rehedrasi. yang bertujuan untuk menggantikan cairan tubuh yang hilang, mencegah kehilangan cairan yang sedang berlangsung dan mencegah terjadinya kehilang cairan lanjutan.
Cara pertolongan untuk diare dirumah dapat dilakukan dengan memperlihatkan cairan yang banyak dapat dengan pertolongan oralit atau larutan gula garam, bila ada gejala kehilangan cairan tubuh menyerupai bibir kering, air mata berkurang, lemas, mata cekung, dan tingkat kelenturan kulit berkurang. maka berikan cairan oralit sekitar 100 ml perkilogram berat badan, dan harus dihabiskan setidaknya 4 jam dari pertama kali penderita diare atau mengambarkan tanda kehilangan cairan tubuh diatas.
Selanjutnya kalau masih terjadi diare lanjutan berikan cairan oralit setidaknya 15-30 Mg / Berat tubuh setiap kali penderita mengalami diare lagi.

Selain Pemberian Cairan, Barilah masakan cair, atau masakan lembek untuk mencukupi kebutuhan nutrisi tubuh. jenis masakan yang sebaiknya di konsumsi menyerupai sop, bubur dan banyak sekali masakan cair lainnya.

Namun kalau diare tidak berhenti dan telah memperlihatkan adanya kehilangan cairan tubuh berat menyerupai kesadaran menurun, kekenyalan kulit sangat berkurang ataupun kalau diare telah berlangsung lebih dari 3 hari, maka segera rujuk kerumah sakit, jangan di tunda. untuk mendapat penanganan medis lebih lanjut.
Di rumah sakit penderita diare biasanya akan di berikan penanganan rehidrasi melalui intravena atau melalui infus dan dibarengi dengan melalui cairan melalui oral.
Sekian pembahasan tentang Pertolongan Pertama Pada Penderita Diare. isu ini akan terus di uptodate. agar bermanfaat.