Penyakit Kista Ovarium: Gejala, Penyebab, Jenis Dan Cara Pengobatan Kista

Penyakit Kista Ovarium – Update artikel ID Medis Kali ini akan secara spesifik membahas wacana Kista Ovarium, Sebenarnya KISTA bukan hanya sanggup terjadi pada organ ovarium saja namun sanggup juga terjadi pada pecahan dalam badan manapun. Umumnya kista tidak terlalu berbahaya, Biasanya Kista ovarium bisa hilang dengan sendiri tapi pada beberapa kondisi kista ovarium membutuhkan penanganan medis lebih lanjut.

Dari semua jenis kista yang paling kuat terhadap kesehatan salah satunya yaitu kista pada ovarium dibanding dengan banyak sekali kista yang tumbuh di organ lain. bahkan penyakit ini menjadi momok mengerikan bagi perempuan karena bisa berdampak terhadap kesuburan dan sanggup mempersulit persalinan secara normal. anggapan ini tidak sepenuhnya benar. baca lebih lanjut artikel ini biar sanggup mendapat citra yang bersama-sama wacana kista ovarium beserta bagaimana dampak kista ovarium terhadap kesuburan

 Update artikel ID Medis Kali ini akan secara spesifik membahas wacana  Penyakit Kista Ovarium: Gejala, Penyebab, Jenis Dan Cara Pengobatan Kista

Sebenarnya Hanya kista ovarium komplek atau kista yang telah membungkus ovarium beserta tuba fallopi saja yang menghipnotis kesuburan anda. banyak jenis kista yang tidak membahayakan tingkat infertilitas. bahkan jikalau memang harus, mekanisme operasi sanggup dilakukan tanpa menghipnotis fungsi ovarium penderita. kecuali pada kista komplek atau kista yang berdiameter terlalu besar dan telah membungkus seluruh ovarium dan tuba fallopi pasien.

Pada pembahasan yang telah kemudian kita pernah membahas wacana beberapa perbedaan kista, kanker dan tumor. untuk anda yang ingin mengetahuinya silakan baca disini : Perbedaan Kista, Tumor dan kanker.

Penyakit Kista Ovarium

Kista Ovarium Merupakan Kista yang tumbuh pada pecahan ovarium. kista ialah rongga yang terbungkus oleh kapsul, biasanya diisi oleh gas, zat cair, darah , lendir dan zat setengah padat. pada sebahagian kasus kista juga sanggup diisi oleh organ-organ badan yang tidak normal menyerupai rambut dan gigi.

Sedangkan Ovarium merupakan Bagian dari organ reproduksi wanita, ovarium terdiri dari dua buah kiri dan kanan rahim, fungsi ovarium sendiri yaitu sebagai pembentuk ovum atau sel telur setiap sebulan sekali, atau lebih tepatnya ketika masa subur terjadi, biasanya pada pertengahan siklus menstruasi. siklus menstruasi normal perempuan normal sekitar 28 hari, jadi proses pelepasan sel telur oleh ovarium terjadi sekitar hari ke 12 hingga hari 17. ini lah yang disebut masa subur sehingga kemungkinan untuk terjadinya kehamilan lebih besar. baca disini isu lebih lanjut wacana Jenis Makanan yang sanggup meningkatkan kesuburan

Ovarium juga sering disebut dengan indung telur, lantaran kiprahnya yang melepaskan sel telur wanita, tiap bulan dan proses ini berlangsung secara terus menerus dimulai dari pertama kali pubertas hingga seseorang perempuan menopause. Selain itu fungsi ovarium juga untuk memproduksi hormon estrogen dan progesteron.

Kista ovarium dibagi menjadi dua jenis utama, yaitu Kista Fungsional, dan kista yang mengandung sel abnormal. Untuk kista fungsional umumnya tidak berbahaya dan muncul sebagai pecahan dari siklus menstruasi,  jenis kista ovarium ini paling sering terjadi dan biasanya pun akan hilang dengan sendirinya bahkan banyak perempuan yang tidak menyadari lantaran sangat jarang kista fungsional menimbulkan gejala.

Sedangkan untuk jenis kista dengan sel abnormal sebagian kasus mengandung sel-sel yang tidak normal dan bersifat kanker, ini hanya terjadi untuk sebagian kecil atau persentase terjadinya kista jenis ini sangat sedikit. silahkan simak pembahasan lebih lanjut wacana jenis kista dibawah

Jenis-Jenis Kista

Seperti pembahasan diatas secara garis besar Pembagian Jenis Kista yaitu fungsional dan kista sel abnormal. berdasarkan letaknya kista dibagi menjadi beberapa jenis berdasarkan daerah kista tersebut tumbuh atau lantaran faktor penyebab,

Jenis-jenis kista antara lain Kista Korpus luteum dan kista Folikuler, Kista Dermoid, Hemorrhagic, kista endometrium, kista Denoma, kista polikistik, dan syndrom polikistik ovarium

kista denoma dibagi menjadi dua kelompok yaitu kista adenoma sirosa dan kista adenoma mucinous.

Penyebab Penyakit Kista

Berikut ini pembahasan selengkapnya wacana Penyebab Kista akan kita bahas berdasarkan Jenis kista itu sendiri.

Penyebab Kista Korpus Luteum

Kista Korpus luteum ialah kista yang terjadi pada pecahan korpus luteum ovarium, fungsi dari korpus luteum sendiri yaitu untuk memproduksi estrogen dan progesteron setelah terjadinya pelepasan sel telur.

kista ini terjadi akhir adanya penyumbatan pada lubang pelepasan sel telur sehingga terjadinya penumpukan cairan di korpus luteum dan berkembang menjadi penyakit kista korpus luteum. pada kebanyakan kasus kista jenis ini sering hilang dengan sendirinya, tetapi juga mempunyai resiko untuk pecah.

Penyebab Kista Folikel.

Kista Folikel terjadi lantaran adanya gangguan pada folikel sel telur, sehingga terjadi nya pembengkakan penuh cairan, yang kemudian berkembang menjadi kista. tapi hening saja kista folikel umumnya akan menghilang dalam beberapa minggu.

Penyebab Kista Dermoid

Kista Dermoid bersama-sama berasal dari sel yang belum berkembang menjadi sel telur. umumnya tidak ganas, namun isi dari kista ini sanggup berupa pecahan badan tidak normal lantaran Kista jenis ini memungkinkan isi didalamnya bermetamorfosis organ badan apapun. menyerupai gigi, rambut, tulang, kulit dan darah.
Persentase terjadi nya Kista Dermoid lebih besar pada perempuan dibawah 40 tahun. Walaupun jarang bersifat ganas atau kanker namun diameter atau ukuran kista ini sanggup membesar hingga 20 cm, sehingga mengharuskan dilakukan operasi untuk menghindari resiko pecah dan menumpahkan isinya di dalam.

Penyebab Kista Denoma

Kista adenoma disebabkan lantaran imbas sel-sel jaringan dari luar ovarium, umumnya jenis ini biasa terjadi pada perempuan yang berusia diatas empat puluh tahun. kista adenoma di bagi menjadi 2 jenis
Kista Denoma Serosa , terjadi lantaran imbas sel jaringan jaringan di luar ovarium, umumnya ukuran kista jenis ini cenderung kecil
Kista Denoma Musinous, Penyebabnya sama, namun ukuran diameter dari kista jenis ini sanggup tumbuh sangat besar hingga 35 cm. tidak bersifat kanker namun memungkinkan terjadinya permasalahan lain. menyerupai gangguan pada kehamilan dan sanggup menekan rahim, dan sanggup menimbulkan ovarium menjadi terpelintir sehingga beresiko sanggup mengganggu pedoman darah ke ovarium.
Selain beberapa faktor penyebab kista diatas, ada beberapa penyakit atau peradangan tertentu yang diduga sanggup memicu terjadinya penyakit kista ovarium seperti PCOS atau Sindrom ovarium polikistik dan peradangan endomtriosis. Untuk penyebab jenis kista Hemorrhagic, kista endometrium,  kista polikistik, dan Syndrom polikistik ovarium Akan di bahas di artikel selanjutnya.

Gejala Kista Ovarium

Apa saja tanda-tanda kista Ovarium..? Sangat jarang kista menimbulkan gejala, apalagi untuk jenis fungsional. bahkan banyak perempuan yang tidak menyadari dirinya pernah mengalami penyakit ini. gejala penyakit kista hanya muncul lantaran dampak lain yang terjadi, menyerupai apabila kista tersebut terlalu besar, atau lantaran kista tersebut pecah sehingga menghambat pedoman darah di ovarium, gejala Kista Ovarium Umumnya  yang ditimbulkan adalah:

  • Adanya nyeri tulang panggul terutama ketika bekerjasama !ntim, 
  • Siklus Menstuasi yang tidak teratur.
  • Pencernaan tidak lancar
  • Sering BAK atau Buang air kecil
  • Sulit Saat BAB / buang air besar
  • Perut kembung dan terasa cepat kenyang dari biasanya.
  • Pusing, dan nyeri panggul ketika sebelum dan sehabis siklus menstruasi.
Itulah Gejala adanya kista yang patut di curigai, bebeberapa tanda-tanda diatas juga sanggup di sebabkan oleh penyakit lain, benar atau tidaknya kista harus dipastikan dengan investigasi penunjang. Pembahasan lebih lanjut sanggup lihat disini Tanda dan Gejala Kista Ovarium

Diagnosis Kista Ovarium

Jika anda mengalami beberapa tanda-tanda menyerupai pada pembahasan diatas segera hubungi dokter untuk lakukan investigasi diagnostik lebih lanjut di rumah sakit oleh dokter seorang hebat Ginekologi, lantaran untuk mengetahui ada dan tidaknya kista harus di lakukan investigasi fisik lanjutan termasuk investigasi pada organ !ntim dan investigasi perut pecahan bawah.
jikalau dicurigai adanya indikasi penyakit kista Setelah investigasi fisik, maka investigasi USG akan dilakukan untuk mengetahui keberadaan kista,  letak, beserta Ukuran kista yang anda derita. Bahkan melalui investigasi USG Komposisi atau isi kandungan di dalam kista sanggup terlihat. 
Selain itu investigasi darah spesifik juga diharapkan apabila kandungan isi dari kista banyak mengandung zat padat dari pada cairan. Pemeriksaan darah spesifik tersebut bertujuan untuk mengukur Protein CA125,  Jika CA125 Tinggi berarti kemungkinan penderita menderita kanker ovarium. Selain Akibat Kanker Ovarium, peningkatan protein ini sanggup juga disebabkan oleh endometriosis dan Tuberkulesis.

Prosedur Pengobatan Kista ovarium

Pengobatan kista ovarium mengacu pada tiga faktor yaitu :
  1. Ada Atau tidak nya tanda-tanda yang muncul
  2. Ukuran kista tersebut
  3. Usia penderita, apakah telah melewati masa menopause atau belum
Tidak semua jenis kista membutuhkan mekanisme operasi, terutama untuk jenis kista yang terdeteksi namun tidak menimbulkan tanda-tanda menyerupai pada pembahasan diatas, kista jenis ini tidak membutuhkan penanganan khusus, hanya saja harus melaksanakan pemantauan secara rutin dan untuk memastikan sanggup dengan dilakukan investigasi USG. Biasanya setelah beberapa ahad kista telah menghilang dengan sendirinya. Ini umumnya untuk kista fungsional.
Menyangkut ukuran kista, Jika kista yang anda derita berukuran besar dan terus berkembang, maka dokter akan menganjurkan mekanisme operasi. Prosedur Ini juga berlaku untuk kista yang kecil yang mengandung sel aneh atau kandungan kista dari organ badan yang tidak normal.
Kemudian usia penderita, jikalau penderita telah mengalami masa menopause, maka operasi sangat dianjurkan, lantaran sebagian kecil kanker ovarium sanggup berkembang dari kista. 

Penanganan Kista ovarium melalui operasi

Prosedur pengobatan kista dengan operasi hanya dilakukan untuk pasien yang menderita kista yang menimbulkan gejala, kista yang berdiameter besar dan terus berkembang, kista yang mengandung organ abnormal, dan kista pada penderita yang telah menopause Untuk mencegah kanker.
Operasi kista, untuk kista ukuran kecil cukup dilakukan laparoskopi yaitu sayatan kecil berukuran sekitar 1 Cm atau sayatan lobang kunci, namun untuk pasien  yang menderita kista ukuran besar dan terisi oleh organ badan aneh maka Laparatomi harus dilakukan / sayatan sedikit lebih besar.

Dampak Kista Terhadap Keseburan

Proses operasi kista diatas, biasanya tidak akan mengganggu kesuburan lantaran operasi sanggup dilakukan dengan gampang tanpa menghipnotis fungsi ovarium, pada dasarnya anda tetap masih akan sanggup hamil. 
Namun ada juga Jenis Operasi Kista yang mengganggu kesuburan anda, lantaran harus dilakukan pengangkatan menyeluruh pada ovarium, Hal ini hanya dilakukan HANYA pada kista yang bersifat kanker atau ganas, atau lantaran kista yang membungkus ovarium secara keseluruhan beserta tuba fallopi.
Sekian Update Id Medis kali ini Tentang Penyakit Kista Ovarium: Gejala, Penyebab, Dan Cara Pengobatan Kista, Semoga artikel diatas sanggup menunjukkan pengetahuan lebih lanjut menyangkut Penyakit kista ovarium. Baca juga jenis olah raga yang sanggup mengecilkan lemak perut. Semoga bermanfaat.