Permenkes Nomor 34 Tahun 2014 Perihal Pedagang Besar Farmasi

Permenkes Nomor 34 Tahun 2014 Tentang Perubahan Atas Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 1148/Menkes/Per/Vi/2011 Tentang Pedagang Besar Farmasi Menimbang: a. bahwa masyarakat perlu dilindungi dari peredaran obat dan materi obat yang tidak memenuhi persyaratan mutu, keamanan dan khasiat/manfaat; b. bahwa beberapa ketentuandalam Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 1148/Menkes/Per/VI/2011 perihal Pedagang Besar Farmasi perlu diadaptasi dengan kebutuhan aturan

Permenkes Nomor 72 Tahun 2016 Wacana Standar Pelayanan Kefarmasian Di Rumah Sakit

Permenkes Nomor 72 Tahun 2016 Tentang Standar Pelayanan Kefarmasian Di Rumah Sakit. Mencabut Permenkes Nomor 58 Tahun 2014 dan Permenkes Nomor 34 Tahun 2016 Menimbang: a. bahwa Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 58 Tahun 2014 wacana Standar Pelayanan Kefarmasian di Rumah Sakit sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 34 Tahun 2016 wacana Perubahan atas

Permenkes Nomor 73 Tahun 2016 Wacana Standar Pelayanan Kefarmasian Di Apotek

Permenkes Nomor 73 Tahun 2016 Tentang Standar Pelayanan Kefarmasian Di Apotek. Mencabut Permenkes Nomor 35 Tahun 2014 dan Permenkes Nomor 35 Tahun 2016 Menimbang: a. bahwa Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 35 Tahun 2014 perihal Standar Pelayanan Kefarmasian di Apotek sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 35 Tahun 2016 perihal Perubahan atas Peraturan Menteri

Pelayanan Farmasi Klinik Di Apotek

Pelayanan farmasi klinik di Apotek merupakan bab dari Pelayanan Kefarmasian yang pribadi dan bertanggung jawab kepada pasien berkaitan dengan Sediaan Farmasi, Alat Kesehatan, dan Bahan Medis Habis Pakai dengan maksud mencapai hasil yang niscaya untuk meningkatkan kualitas hidup pasien. Pelayanan farmasi klinik meliputi:1. pengkajian dan pelayanan Resep;2. dispensing;3. Pelayanan Informasi Obat (PIO);4. konseling;5. Pelayanan Kefarmasian

Pelayanan Farmasi Klinik Di Rumah Sakit

Pelayanan farmasi klinik di rumah sakit merupakan pelayanan pribadi yang diberikan Apoteker kepada pasien dalam rangka meningkatkan outcome terapi dan meminimalkan risiko terjadinya imbas samping alasannya Obat, untuk tujuan keselamatan pasien (patient safety) sehingga kualitas hidup pasien (quality of life) terjamin. Pelayanan farmasi klinik yang dilakukan meliputi:1. pengkajian dan pelayanan Resep;2. penelusuran riwayat penggunaan Obat;3.

Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 9 Tahun 2017 Wacana Apotek

Menimbang: a. bahwa untuk meningkatkan aksesibilitas, keterjangkauan, dan kualitas pelayanan kefarmasian kepada masyarakat, perlu penataan penyelenggaraan pelayanan kefarmasian di Apotek; b. bahwa Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 922/MENKES/PER/X/1993 perihal Ketentuan dan Tata Cara Pemberian Izin Apotik sebagaimana telah diubah dengan Keputusan Menteri Kesehatan Nomor 1332/MENKES/SK/X/2002 perihal Perubahan atas Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 922/MENKES/PER/X/1993 perihal Ketentuan dan

Mengatasi Batuk Pada Anak

Pada ketika pergantian trend atau pancaroba, banyak orang yang mengalami batuk. Tidak hanya bagi orang dewasa, batuk pada anak juga sanggup mengganggu aktivitasnya sehari-hari. Batuk merupakan suatu tanda-tanda yang bersifat melindungi bagi tubuh. Batuk merupakan upaya alami badan untuk mengeluarkan lendir atau benda absurd dari paru-paru dan anutan udara yang tersumbat. Batuk sebagai respons alami

Vaginal Douche

Menjaga kesehatan organ kewanitaan bergotong-royong tidak susah, tapi nyatanya masih banyak perempuan yang masih belum tanggap terhadap pentingnya hal tersebut. Sementara itu, banyak penyakit berbahaya yang sanggup menyerang organ reproduksi, antara lain keputihan, vulvitis, vaginitis, herpes simpleks, HPV, kutil kelamin, displasia. Selain itu, ada penyakit kista indung telur dan penyakit yang mematikan ibarat kanker vulva,

Sediaan Serbuk

Sebelum membahas mengenai sediaan serbuk. Kita fahami dulu apasih yang dimaksud dengan serbuk. Serbuk ialah adonan kering materi obat atau zat kimia yang dihaluskan, ditujukan untuk pemakaian oral atau untuk pemakaian luar. Bentuk sediaan serbuk memiliki luas permukaan yang lebih luas sehingga lebih gampang larut dan lebih gampang terdispersi daripada bentuk sediaan lainnya, ibarat kapsul,

Sediaan Topikal

Sediaan topikal ialah sediaan yang penggunaannya pada kulit dan membran mukosa dengan tujuan untuk menghasilkan imbas lokal, contoh: lotio, salep, dan krim. Pemberian topical dilakukan dengan mengoleskannya di suatu kawasan kulit, memasang balutan lembab, merendam belahan badan dengan larutan, atau menyediakan air mandi yang dicampur obat. Beberapa Sedian Topical yaitu: 1. CairanCairan ialah materi pembawa