Manfaat Vitamin C Bagi Kesehatan Tubuh

Vitamin C diharapkan untuk menjaga keutuhan kolagen, yakni semacam protein penghubung semua jaringan serabut, kulit, urat, tulang rawan, dan serta jaringan lain di badan manusia. Keutuhan struktur kolagen sanggup menyembuhkan patah tulang, memar, dan luka ringan.

Vitamin C ialah jenis vitamin yang larut dalam air dan tidak bisa diproduksi oleh tubuh. Setiap orang berbeda kebutuhan, tergantung usia dan kebiasaan hidup. Pada orang yang sejatinya menempel dengan kebiasaan merokok, konsumsi alkohol atau obat tertentu, serta tak lepas dari keseringan minum kopi. Vitamin C hilang sekitar 25% dari dalam darah akhir kebiasaan-kebiasaan tersebut, terutama merokok.

Sumber vitamin C:
Kita pastinya suka memakan buah-buahan baik secara dimakan pribadi atau dibentuk jus, ternyata yang biasa kita konsumsi banyak mengandung vitamin, diantaranya yaitu vitamin C. sumber Vitamin C bisa kita dapatkan dari masakan yang kita konsumsi berupa: jeruk, blewah, paprika, kubis, jambu biji, cabai, kiwi, strowbery, dan pepaya.

Manfaat Vitamin C Bagi Kesehatan Tubuh Manusia:

1. Menjaga daya Tahan badan atau Imunitas:
Vitamin C bisa menjaga badan dari serangan penyakit dengan cara meningkatkan sistem imun atau daya tahan badan terhadap virus. Tidak heran kalau kebanyakan pelengkap penambah daya tahan tubuh, khususnya untuk anak-anak, Mengandung vitamin C.

2. Anti-oksidan:
Vitamin C merupakan Vitamin yang mengandung zat antioksidan juga di dalamnya. Zat antioksidan ini sangat diharapkan oleh kesehatan kulit insan pada umumnya.

3. Meningkatkan Energi:
Vitamin C sanggup mendukung fungsi adrenalin untuk meningkatkan metabolisme energi. Selain itu, asam askorbat juga membantu proses penciptaan hormon dopamin pada otak dalam sistem saraf yang berguan untuk merekam kegiatan yang menjadi kesukaan.

4. Menurunkan Demam Ringan:
Vitamin C sanggup menurunkan tanda-tanda demam dan flu yang secara alami bertindak sebagai anti-histamin yang diharapkan oleh penderita supaya cepat sembuh. Ada baiknya untuk konsumsi vitamin C dikala sakit dengan membuatnya sendiri, contohnya memeras jeruk dan membuatnya menjadi jus untuk diminum.

5. Mencegah Penyakit Jantung:
Sudah dijelaskan sebelumnya. Vitamin C sanggup menetralkan radikal bebas yang memicu penyakit jantung. Kehebatan lain yang ditunjukkan ialah mencegah terjadinya kerusakan dinding-dinding arteri pemicu pembentukan plak.

6. Berguna untuk Penderita Hipertensi:
Hipertensi ialah keadaan dimana badan mengalami kenaikan tekanan darah. Upaya yang bisa dilakukan ialah konsumsi masakan penurun tekanan darah serta tindakan yang tidak memberi sinyal terhadap penyebab naiknya tekanan darah. Salah satu masakan yang sanggup menurunkan tekanan darah ialah masakan yang mengandung kaya vitamin C.

7. Melindungi dari Kanker:
Terlepas dari hasil penelitian di ITM. Sifat antioksidan pada vitamin C sanggup melindungi sel dari kerusakan DNA dan melindungi badan dari serangan kanker dalam jangka panjang. Karena di sisi lain vitamin C juga bekerja meningkatkan sistem kekebalan tubuh, maka risiko terkena semua jenis kanker menyerupai paru-paru, mulut, tenggorokan, usus besar, perut, dan oesophagus akan berkurang.

8. Mengurangi resiko terkena stroke:
Penyakit stroke ialah penyakit yang paling ditakuti oleh semua orang, stroke juga merupakan penyakit pembunuh nomer wahid di dunia ini. Namun ternyata penyakit stroke sanggup dikurangi resikonya dengan banyak menkonsumsi vitamin C.

9. Menurunkan kadar Kolesterol:
Penelitian menunjukkan bahwa orang yang biasa mengkonsumsi vitamin C takaran tinggi mempunyai potensi tingkat kadar kolesterol yang rendah. Mereka juga mempunyai kadar kolesterol LDL rendah (kolesterol jahat) dan kolesterol HDL yang lebih tinggi (kolesterol baik).

10. Mencegah Asma:
Kekurangan asupan vitamin C berkontribusi menyebabkan asma. Penyakit yang tidak bisa dianggap sepele ini harus ditangani dengan optimal, salah satunya dengan mengganti histamin dengan vitamin C.

Akibat dari kurangnya asupan Vitamin C:
Jika badan kekurangan vitamin C maka biasanya akan terjadi gejala-gejala menyerupai sariawan, panas dalam, anemia, radang gusi, mimisan, kulit kering, nyeri sendi serta berkurangnya daya tahan badan terhadap penyakit.