Daunorubisin Adalah

Daunorubisin diistribusikan banyak jaringan tubuh, terutama hati, ginjal, paru-paru, limpa, dan hati, tidak ke SSP, melintasi plasenta, dan Vd: 40 L/kg.

 Daunorubisin diistribusikan banyak jaringan badan Daunorubisin

Indikasi Daunorubisin:
Pengobatan leukimia limpomatik akut (ALL) dan myeloid leukimia akut (AML).

Kontra Indikasi:
Hipersensitif terhadap daunorubisin.

Dosis dan Cara Pemakaian Daunorubisin:
Dosis: dewasa: lihat protokol individu.

  • Catatan: takaran kumulatif dihentikan melebihi 550 mg/m2 pada orang cukup umur tanpa faktor risiko kardiotoksisitas dan dihentikan lebih dari 400 mg/m2 pada orang cukup umur yang mendapatkan radiasi dada. 
  • Rentang: i.v: 30-60 mg/m2/hari selama 3 hari, ulangi takaran dalam 3-4 minggu. 
  • ALL terapi kombinasi: i.v: 45 mg/m2/hari selama 3 hari. 
  • Terapi kombinasi AML (induksi): i.v: cukup umur < 60 tahun: induksi: 45 mg/m2/hari selama 3 hari dari kursus pertama terapi induksi
  • kursus berikutnya: 45 mg/m2/hari selama 2 hari. 

Efek Samping Daunorubisin:

  1. Penekanan sumsum tulang, 
  2. Toksisitas miokard, 
  3. Keganasan sekunder, 
  4. Leukemia sekunder sanggup terjadi jikalau dipakai dengan kombinasi kemoterapi atau terapi radiasi dan iritasi kulit atau ekstravasasi. 

Peringatan dan atau Perhatian Daunorubisin:

  1. Obat waspada tinggi: obat ini termasuk daftar obat-obatan yang mempunyai risiko tinggi menyebabkan kerugian pasien yang signifikan jikalau salah dalam penggunaan. 
  2. Dapat menyebabkan akumulasi toksisitas miokard (yang terjadi bersamaan atau tertunda). 

Interaksi dengan obat lain:

  1. Dihindari penggunaan bersamaan dengan: BCG, klozapin, natalizumab, pimecrolimus, tacrolimus.
  2. Meningkatkan efek daunorubisin: bevacizumab, denosumab, inhibitor p-glikoprotein, pimecrolimus, roflumilas, tacrolimus.
  3. Mengurangi efek daunorubisin: glikosida jantung, echinacea, penginduksi p-glikoprotein.

Bentuk dan Kekuatan Sediaan Daunorubisin:

  • Serbuk injeksi 20 mg/vial. 
  • Larutan injeksi 5 mg/mL (4 mL dan 10 mL). 

Penyimpanan dan Stabilitas Daunorubisin:

  • Simpan vial utuh serbuk injeksi pada suhu 15-30°C. 
  • Simpan vial utuh larutan injeksi pada suhu 2-8°C. 
  • Lindungi dari cahaya. 
  • Larutan rekonstitusi stabil selama 4 hari pada suhu 15-25°C. 

Pustaka:
– MIMS Indonesia Edisi 15 Tahun 2014.
– ISO Indonesia Volume 46 Tahun 2011-2012.