Dampak Jelek Debu Vulkanik Bagi Badan Manusia

Seperti yang kita ketahui bahwa letusan gunung kelud yang terjadi 13 februari kemarin berdampak dengan menyebarnya material dari dalam gunung kelud yang salah satunya yaitu bubuk vulkanik. Abu vulkanik ini tentunya mempunyai beberapa efek terhadap badan kita. mulai dari segi pernapasan ataupun kulit. Untuk itu dalam postingan kali ini saya akan coba membahas perihal ancaman yang ditimbulkan bubuk vulkanik bagi kesehatan.
 Seperti yang kita ketahui bahwa letusan gunung kelud yang terjadi  Dampak Buruk Abu Vulkanik Bagi Tubuh Manusia
  1. Dampak Abu Vulkanik Terhadap Kesehatan. Dampak bubuk vulkanik terhadap kesehatan sanggup dibagi menjadi beberapa kategori, antara lain efek terhadap pernapasan, penyakit mata, iritasi kulit dan efek tidak pribadi akhir bubuk vulkanik.
  2. Dampak Abu Vulkanik Terhadap Pernapasan. Pada beberapa letusan vulkanik, partikel bubuk sangat halus sehingga sanggup masuk ke paru‐paru ketika kita bernapas. Apabila paparan terhadap bubuk cukup tinggi, maka orang yang sehatpun akan mengalami kesulitan bernapas disertai batuk dan iritasi. Beberapa tanda‐tanda penyakit pernapasan akut (jangka waktu pendek) akhir bubuk vulkanik:

    ‐ Iritasi hidung dan pilek
    ‐ Iritasi dan sakit tenggorokan, kadang disertai dengan batuk kering
    ‐ Untuk penderita penyakit pernapasan, bubuk vulkanik sanggup menyebabkan penyakit menjadi serius menyerupai tanda‐tanda bronkitis akut selama beberapa hari (seperti: batuk kering, produksi dahak berlebih, mengi dan sesak napas)
    ‐ Iritasi susukan pernapasan bagi penderita asma atau bronkitis; keluhan umum dari penderita asma antara lain sesak nafas, mengi dan batuk
    ‐ Ketidaknyamanan dikala bernapas
    Dalam beberapa kasus, paparan jangka panjang terhadap bubuk vulkanik halus sanggup menyebabkan penyakit paru‐paru serius. Dalam hal ini, bubuk vulkanik harus berukuran sangat halus serta mengandung silika kristal (untuk penyakit silikosis) dan orang‐orang tersebut terkena bubuk dalam konsentrasi tinggi selama bertahun‐tahun. Paparan terhadap silika kristal dalam bubuk vulkanik biasanya dalam jangka waktu yang pendek (beberapa hari sampai minggu). Studi juga menawarkan bahwa batas paparan yang direkomendasikan (sama di beberapa negara) sanggup terlampaui untuk jangka waktu yang singkat bagi penduduk secara umum.
    Para penderita asma atau duduk kasus paru‐paru lainnya menyerupai bronkitis dan emfisema, dan gangguan jantung parah yaitu mereka yang paling berisiko. Partikel bubuk yang sangat halus sanggup mengiritasi susukan pernapasan dan menyebabkan kontraksi sehingga mempersulit pernapasan, khususnya bagi mereka yang sudah mempunyai permasalahan paru‐paru. Abu halus juga menyebabkan lapisan susukan pernapasan menghasilkan lebih banyak sekresi yang sanggup menciptakan orang batuk dan bernapas lebih berat. Penderita asma, khususnya anak‐anak, sanggup menderita serangan batuk, sesak dada dan mengi. Beberapa orang yang tidak pernah menderita asma sanggup mengalami tanda-tanda menyerupai asma sehabis hujan abu, khususnya jikalau mereka yang terlalu usang melaksanakan acara di luar ruangan.

  3. Dampak Abu Vulkanik Terhadap Mata. Iritasi mata merupakan efek kesehatan umum yang sering dijumpai. Hal ini terjadi alasannya yaitu butiran‐butiran bubuk yang tajam sanggup merusak kornea mata dan menciptakan mata menjadi merah. Pengguna lensa kontak dibutuhkan menyadari hal ini dan melepas lensa kontak mereka untuk mencegah terjadinya erosi kornea. Tanda‐tanda umum antara lain:
    a. Merasakan seolah‐olah ada partikel yang masuk ke mata
    b. Mata menjadi sakit, perih, gatal atau kemerahan
    c. Mengeluarkan air mata dan lengket
    d. Kornea lecet atau tergores
    e. Mata merah akut atau pembengkakan kantong mata sekitar bola mata alasannya yaitu adanya abu, yang mengarah pada memerahnya mata, mata terbakar dan menjadi sangat sensitif terhadap cahaya.
  4. Dampak Abu Vulkanik Terhadap Kulit. Meskipun jarang ditemukan, bubuk vulkanik sanggup menyebabkan iritasi kulit untuk sebagian orang, terutama ketika bubuk vulkanik tersebut bersifat asam. Tanda‐tandanya antara lain:
    a. Iritasi dan memerahnya kulit
    b. Infeksi sekunder akhir garukan. (chemis) 
Sumber :www.dnaberita.com/berita-100871-ini-bahaya-abu-vulkanik-bagi-kesehatan.html