Cara Alami Menghindari Kanker Payudara Dengan Tidak Mencabut Bulu Ketiak

Yang disebut dengan demam isu atau mode memang tidak dibatasi oleh apapun. Yang membatasi mode yaitu kreatifitas manusia. Dari jaman dahulu mode selalu berganti-ganti, mulai dari pakaian, bentuk badan, hingga bulu-bulu atau rambut yang melekat ditubuh sempat dijadikan mode. Salah satu demam isu yang pernah ada yaitu mode atau demam isu memanjangkan bulu ketiak.

Memanjangkan bulu ketiak sempat menjadi tren di kala 80an dan 90an. Kondisi ketiak yang berbulu dianggap sexy dan menggairahkan pada masa tersebut. Di jaman itu, panjangnya bulu ketiak tidak menjadi masalah, bahkan ada yang sengaja mengumbar keindahan bulu ketiaknya. Rasanya sah-sah saja perempuan berjalan dengan bulu ketiak yang berkibar-kibar terkena angin. Mungkin para penikmat mode memanjangkan bulu ketiak beranggapan bahwa bulu ketiak merupakan penggalan dari tubuh jadi mereka merasa memanjangkan bulu ketiak sama saja dengan memanjangkan rambut.



Trend bulu ketiak di Indonesia


Tidak hanya diluar negeri, di Indonesia tren bulu ketiak juga sempat populer. Trend ini sempat digunakan oleh beberapa artis dan aktris film Indonesia kala 80 dan 90 an. Yang menjadi demam isu setter atau ikon bulu ketiak panjang yaitu artis dan aktris film Eva Arnaz. Eva Arnaz dalam penampilan di setiap film yang beliau bintangi sering sekali mengumbar dan menampilkan bulu ketiaknya yang panjang. Agaknya perjuangan beliau berhasil alasannya yaitu hingga kini Eva Arnaz masih terkenal dengan pemampilan bulu ketiaknya yang panjang.


Seperti halnya demam isu atau mode yang selalu berubah-ubah, demam isu memanjangkan bulu ketiak mulai ditinggalkan pengikutnya. Memasuki milenium gres ditahun 2000 sudah jarang sekali para perempuan mempunyai bulu ketiak yang panjang. Kecuali para laki-laki yang masih hambar terhadap penampilannya dan tidak menghiraukan problem bulu ketiak yang panjang. 

Karena trendnya sudah menjelma demam isu perempuan dengan ketiak higienis lebih disukai. Banyak para perempuan yang berusaha menghilangkan bulu ketiaknya dengan aneka macam cara. Cara sederhana untuk menghilangkan bulu ketiak yaitu dengan mencukur, mencabut atau waxing dan dengan cara alami merontokan bulu ketiak memakai bahan-bahan tradisional. Tidak hanya kalangan perempuan saja yang menginginkan ketiak higienis dan mulus. Para laki-laki pun banyak yang menyukai ketiak yang putih dan mulus, entah alasannya yaitu tuntutan profesi atau memang pecinta kebersihan.


Bahaya mencukur bulu ketiak

Mencukur habis atau mencabut bulu ketiak menjadi alternatif paling gampang yang sering dilakukanNamun perlu diketahui, bahwa mencabut dan mencukur habis bulu ketiak sanggup mengakibatkan penyakit yang serius yaitu kanker payudara. Karena mencabut bulu ketiak atau mencukur habis bulu ketiak meninggalkan luka pada kulit ketiak.

Pada dasarnya, fungsi utama dari bulu ketiak yaitu untuk melindungi ketiak dari zat kimia atau toxin yang hendak masuk ke dalam tubuh. Pada ketiak terdapat kelenjar limfa yang memudahkan transportasi racun terutama yang hendak masuk ke payudara atau organ tubuh lainnya. Perlu diketahui, mencabut bulu ketiak hingga ke akarnya memang menawarkan laba alasannya yaitu sanggup memperlambat tumbuhnya kembali bulu ketiak, tetapi pengaruh yang ditimbulkan jauh lebih berisiko. Mungkin memang terdengar sepele, namun terlalu sering mencabut bulu ketiak sanggup menyebabkan terjadinya luka yang tak kasat mata. Sedangkan ketiak yaitu organ yang paling banyak mengeluarkan keringat dan tentu saja mengandung aneka macam macam basil yang sanggup masuk melalui luka tak kasat mata tersebut. 

Disamping itu, dampak lain dari mencabut atau mencukur bulu ketiak yaitu membesarnya pori-pori di tempat sekitar ketiak. Dengan pori-pori yang membesar atau melebar akan gampang tercemar racun atau toksin dari deodoran antiperspirant, bedak atau krim ketiak. Kandungan kimia dari produk deodoran, bedak atau krim ketiak akan masuk dan mengendap dibawah kulit ketiak dan turun menuju pada payudara yang berdekatan dengan ketiak. Kondisi akan gampang memicu tumbuhnya sel kanker di payudara.

Mungkin memang terlihat sepele namun pengaruh yang akan ditimbulkan sanggup berbahaya khususnya bagi wanita. Efeknya mungkin tidak akan terlalu terasa di awal, namun bila cara ini dilakukan terus menerus akan terjadi penumpukan cairan kimia yang berbahaya bagi tubuh. Karena intinya alat kosmetik ibarat deodoran, bedak dan krim ketiak digunakan untuk diluar kulit, mengingat begitu berbahayanya kandungan kimia didalamnya bila masuk kedalam tubuh.

Sebenarnya sah-sah saja dikala ingin ketiaknya tampil putih dan higienis untuk meningkatkan iktikad diri. Namun perlu diperhatikan cara-cara untuk merawatnya semoga terhindar dari problem kesehatan yang serius. Cara yang paling gampang yaitu menghindari mencukur habis dengan pisau cukur. Sebaiknya gunakan gunting kecil yang steril untuk mencukur. Selain itu, sering-seringlah membersihkan ketiak dikala mandi sehingga ketiak tidak terliaht hitam. Jika ingin mendapat hasil maksimal, berkonsultasilah ke hebat kecantikan dan perawatan ketiak sebelum melaksanakan waxing. Pastikan tidak mengakibatkan problem kesehatan di kemudian hari.

Semoga bermanfaat.



referensi : 

halosehat.com