Bahaya Sering Pakai Skinny Jeans Untuk Kesehatan

Ada banyak sekali jenis celana jeans yang mempunyai nama sendiri, ibarat skinny jeans, skinnies, celana slim-fit, celana rokok, celana pensil, celana ketat atau celana pipa. Skinny jeans ialah isu terkini fashion yang tak lekang oleh waktu.

Skinny jeans bentuk dan ukurannya sangat beragam. Anda sanggup memakainya santai atau dipasangkan atasan glamor dan aksesoris. Selain menunjang penampilan kekinian, skinny jeans tersedia dalam banyak sekali harga dan kualitas.

Ada banyak sekali jenis celana jeans yang mempunyai nama sendiri Bahaya Sering Pakai Skinny Jeans untuk Kesehatan
Namun sayangnya, tak banyak orang menyadari bahwa skinny jeans ternyata mempunyai efek jelek terhadap kesehatan. Dengan menggunakan celana jeans ketat, sirkulasi keringat pada kulit jadi tak normal.

Awal tahun ini, seorang perempuan Australia 35 tahun mengalami beberapa komplikasi kesehatan dari mengenakan celana jins skinny terlalu ketat dan harus dibawa ke rumah sakit, berdasarkan sebuah studi 2015 yang diterbitkan dalam Journal of Neurology, Neurosurgery dan Psikiatri.

Meskipun tidak separah kerusakan saraf, komplikasi kesehatan lainnya sanggup disebabkan oleh celana jeans yang terlalu ketat, yang harusnya Anda waspadai. Berikut ini ialah duduk masalah kesehatan yang sanggup Anda derita lantaran terlalu usang mengenakan celana jeans ketat.

1. Meralgia Paraesthetica

Dalam istilah populer, meralgia paraesthetica telah tiba untuk dikenal sebagai “sindrom celana skinny”. Kondisi ini terjadi dikala saraf yang bertanggung jawab untuk memasok gerakan dan sensasi untuk paha Anda dikompresi, sering kali lantaran mengenakan celana jeans yang semakin ketat.

Akibatnya, Anda akan sering mengalami kesemutan, serta rasa sakit terbakar di kawasan paha. Gejala lain termasuk nyeri yang meluas ke lutut dan pantat, serta mengintensifkan rasa sakit dikala kawasan yang terkena, terkena panas (seperti mandi air panas).

Orang yang didiagnosis dengan meralgia paraesthetica sering menggunakan low-waist skinny jeans dan dilaporkan mencicipi kesemutan dan sensasi terbakar sebagai tanda-tanda yang berhubungan, berdasarkan sebuah studi tahun 2003 yang diterbitkan dalam Canadian Medical Association Journal.

2. Lipoatrophia Semicircularis

Lipoatrophia semicircularis sering disebut sebagai masalah “paha bergaris”. Dalam kondisi ini, seseorang menderita memar pada area paha. Hal ini sanggup terjadi lantaran banyak sekali alasan, termasuk mengenakan skinny jeans.

Paha bergaris biasanya berkembang pada mereka yang, selain juga sering menggunakan jeans ketat, mereka juga tetap dalam posisi duduk (misalnya, di tempat kerja) selama berjam-jam.

Seorang perempuan yang sering menggunakan celana ketat seperto skinny jeans dan bekerja di pekerjaan di belakang meja yang diharapkan untuk duduk selama berjam-jam dilaporkan mempunyai lesi di paha di mana jeans ketat menunjukkan tekanan maksimum, berdasarkan sebuah penelitian di tahun 2008 oleh Peneliti dari Spanyol. Gejala yang bekerjasama termasuk kesemutan, terbakar, gatal dan iritasi pada kulit.

3. Masalah reproduksi pada pria 

Mengenakan skinny jeans ketat sanggup menjadikan torsi testis, suatu kondisi di mana testis terputar. Jika tidak ditangani secara medis, testis sanggup menurunkan sirkulasi darah, yang menjadikan kerusakan lebih lanjut.

Namun, hal tersebut jarang terjadi sebagai kondisi yang sangat menyakitkan sehingga para laki-laki tidak terburu-buru untuk mencari pinjaman medis. Skinny jeans juga sanggup meningkatkan panas di area selangkangan dan mengurangi produksi sperma.

4. Masalah kandung kemih

Skinny jeans ketat yang parah sanggup mengiritasi kawasan selangkangan dari waktu ke waktu. Pinggang ketat juga sanggup menunjukkan tekanan pada kandung kemih, dan memperburuk abses kandung kemih yang sudah ada. Untuk alasan ini, orang yang menderita abses saluran kemih disarankan untuk tidak mengenakan celana ketat.

5. Mulas

Celana ketat skinny jeans sanggup menempatkan tekanan hiperbola pada perut, memaksa asam lambung mengalir ke atas, sehingga meningkatkan risiko sakit maag.

Nah, itu tadi beberapa ancaman kesehatan memakai celana jeans ketat terhadap kesehatan. Oleh lantaran itu, mulai kini cobalah untuk mengurangi menggunakan skinny jeans terutama dalam waktu yang lama. 


(mw/kr)