Aminofilin adalah

Aminofilin yakni obat Bronkodilator. Aminofilin berdasarkan struktur kimia termasuk golongan xanthin. Aminofilin bekerja dengan memperluas akses udara dan mempermudah untuk bernafas.

 Aminofilin berdasarkan struktur kimia termasuk golongan xanthin Aminofilin

Indikasi Aminofilin:
dipakai untuk pengobatan Bronkodilator pada obstruksi jalan napas reversibel alasannya asma atau PPOK, dan meningkatkan kontraktilitas diafragma.

Kontra Indikasi:
Hipersensitifitas terhadap teofilin dan etilendiamin.

Dosis dan Cara Pemakaian:

  • Pengobatan bronkospasme akut: i.v: takaran awal (pada pasien yang tidak mendapatkan aminofilin atau teofilin): 5 mg/kg (berdasarkan aminofilin) diberikan i.v lebih dari 20-30 menit, laju pinjaman dihentikan melebihi 25 mg/menit (aminofilin).
  • Perkiraan i.v. takaran pemeliharaan: berdasarkan infus kontinu, takaran bolus sanggup ditentukan dengan cara mengalikan kecepatan infus per jam dengan 24 jam dan membaginya dengan jumlah yang diinginkan dosis/hari.
  • Perokok: 0,8 mg/kg/jam.
  • Non perokok: 0,5 mg/kg/jam.
  • Pasien dan pasien yang lebih renta dengan cor pulmonale: 0,3 mg/kg/jam.
  • Pasien dengan gagal jantung kongestif: 0,1-0,2 mg/kg/jam. Dosis harus diubahsuaikan berdasarkan pengukuran kadar serum selama 12 jam pertama untuk periode 24 jam.
  • Bronkodilator: oral: awal: 380 mg/hari (setara dengan teofilin 300 mg/hari) dalam takaran terbagi tiap 6-8 jam, sanggup meningkatkan takaran sesudah 3 hari, takaran maksimum: 928 mg/hari (setara dengan teofilin 800 mg/hari).

Efek Samping:
Penyakit kardiovaskular, hipertiroidisme, penyakit ulkus peptikum, dan gangguan kejang.

Peringatan dan atau Perhatian:
Penyesuaian dosis: alasannya potensi kejenuhan pencucian teofilin pada tingkat serum dalam (atau pada beberapa pasien kurang dari) kisaran terapeutik, pembiasaan takaran harus dilakukan bertahap (maksimum: pengurangan 25%).

Bentuk dan Kekuatan Sediaan:
1. Larutan injeksi 25 mg/ml 10 ml dan 20 ml.
2. Tablet 100 mg dan 200 mg.

Penyimpanan dan Stabilitas:

  • Simpan dalam wadah kedap udara.
  • Terlindung dari cahaya.

Pustaka:
-MIMS Indonesia Edisi 15 Tahun 2014.
-ISO Indonesia Volume 46 Tahun 2011-2012.