8 Ancaman Kesehatan Akhir Kebiasaan Duduk Terlalu Lama

Di zaman modern menyerupai ketika ini, orang menghabiskan lebih banyak waktu duduk di rumah dan di tempat kerja. Menurut survei tahun 2013, orang di dunia duduk rata-rata 13 jam sehari dan tidur rata-rata 8 jam. Apapun jenis duduknya, entah itu menonton televisi, di belakang meja di tempat kerja atau di belakang kemudi, berbahaya bagi kesehatan Anda.

Sebuah studi 2012 yang diterbitkan di JAMA Internal Medicine melaporkan bahwa usang duduk merupakan faktor risiko untuk semua penyebab kematian, terlepas dari acara fisik. Penelitian ini bahkan menyatakan bahwa agenda kesehatan masyarakat harus fokus pada mengurangi waktu duduk di samping meningkatkan tingkat acara fisik.
 orang menghabiskan lebih banyak waktu duduk di rumah dan di tempat kerja 8 Bahaya Kesehatan Akibat Kebiasaan Duduk Terlalu Lama
Beberapa tahun kemudian pada tahun 2015, sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Annals of Internal Medicine juga menjelaskan fakta bahwa duduk terlalu usang dan kurang acara fisik merugikan kesehatan.

Bahkan, sebuah studi 2012 yang diterbitkan di BMJ mengatakan bahwa dengan mengurangi kebiasaan diam, menyerupai duduk dan menonton televisi, mungkin mempunyai potensi untuk meningkatkan impian hidup. Berikut ini ialah mengapa duduk terlalu usang berbahaya bagi kesehatan Anda.

1. Lebih banyak lemak perut

Ada hubungan berpengaruh antara gaya hidup dan peningkatan lemak tubuh, terutama di sekitar pinggang. Jika Anda tidak bergerak atau berolahraga lebih sering, badan Anda tidak akan sanggup memperabukan lemak.

Sebuah studi 2011 yang dipublikasikan dalam American Journal of Physiology melaporkan bahwa bergerak dan berolahraga memberi pinjaman otot melepaskan molekul, menyerupai lipoprotein lipase.

Molekul-molekul ini memainkan kiprah kunci dalam mengolah lemak dan gula yang Anda konsumsi. Ketika Anda duduk untuk waktu yang lama, lemak dan gula tidak diproses dengan benar, mengakibatkan lemak terakumulasi di tempat perut.

2. Penyakit jantung

Lama duduk juga mempunyai imbas negatif pada organ internal, terutama jantung Anda. Duduk di tempat yang sama selama berjam-jam mengakibatkan fatwa darah yang jelek ke seluruh potongan tubuh, termasuk jantung Anda.

Aliran darah yang jelek memungkinkan lemak dan plak dengan gampang menyumbat jantung Anda, yang pada gilirannya mengakibatkan tekanan darah tinggi, kolesterol tinggi dan penyakit kardiovaskular.

3. Nyeri leher

Menghabiskan sebagian besar waktu dalam posisi duduk, dan dengan sikap badan yang buruk, tidak baik bagi punggung dan leher. Tindakan yang sangat menempatkan lebih banyak tekanan pada tulang belakang dan kompres di tulang belakang Anda sangat berbahaya bagi badan Anda. Hal ini sanggup mengakibatkan degenerasi dini, yang menimbulkan rasa sakit kronis

4. Mempengaruhi tingkat gula darah

Orang-orang yang menghabiskan lebih banyak waktu duduk berada pada peningkatan risiko diabetes. Lebih banyak waktu menetap secara independen terkait dengan resistensi insulin, diabetes dan gangguan toleransi glukosa. Plus, duduk berkepanjangan sanggup menciptakan pankreas memproduksi lebih banyak insulin, yang sanggup mengakibatkan diabetes.

5. Risiko tinggi terkena kanker

Perilaku duduk seharian dikaitkan dengan peningkatan kolorektal, paru-paru, rahim, endometrium, ovarium, usus besar dan risiko kanker prostat. Sejumlah faktor memainkan kiprah kunci antara sikap menetap dan peningkatan risiko kanker.

Misalnya, obesitas merupakan faktor utama untuk beberapa jenis kanker. Plus, duduk sesudah makan ialah terkait dengan kadar gula darah tinggi, yang pada gilirannya meningkatkan risiko kanker usus besar

6. Masalah kesehatan mental

Duduk seharian di belakang meja tidak baik untuk kesehatan mental Anda juga. Lama duduk mempengaruhi fatwa darah dan oksigen ke seluruh otak Anda, yang sanggup mempengaruhi fungsi otak Anda.

Seiring waktu, otak Anda sanggup menjadi berkabut dan Anda mungkin tidak sanggup fokus terang pada bahkan kiprah yang paling mendasar. Di sisi lain, ketika Anda bergerak, darah lebih segar dan oksigen mencapai otak, yang memicu pelepasan otak dan kimia meningkatkan suasana hati.

7. Kaki lemah

Jika Anda mempunyai kebiasaan melaksanakan pekerjaan di meja Anda dengan duduk selama berjam-jam tanpa mengambil istirahat, kaki akan menderita. Ketika otot-otot kaki Anda tidak dipakai untuk jalan, serat otot cenderung untuk memecah.

Kejadian ini dikenal sebagai atrofi otot dan sanggup menciptakan otot-otot kaki Anda lemah dari waktu ke waktu. Duduk juga sanggup mempengaruhi mobilitas pinggul.

8. Deep Vein Thrombosis (DVT)

Duduk untuk jangka waktu yang lama, termasuk ketika berkendara, bekerja di depan desktop Anda, ialah salah satu faktor risiko untuk deep vein thrombosis (DVT). DVT terjadi ketika bekuan darah (trombus) terbentuk di satu atau lebih dari vena dalam badan Anda, biasanya di kaki Anda. Hal ini sanggup mengakibatkan rasa sakit.

Baca juga:

(mw/kr)