7 Manfaat Kesehatan Minum Kopi Secara Rutin

Bau dan rasa kopi menyerupai alarm bagi banyak orang di pagi hari. Minuman enak ini yang berasal dari biji flora kopi sederhana yang terkenal di seluruh dunia. Lebih dari 400 miliar cangkir kopi dikonsumsi setiap tahun, menjadikannya salah satu minuman paling terkenal di dunia ketika ini.

Bau dan rasa kopi menyerupai alarm bagi banyak orang di pagi hari 7 Manfaat Kesehatan Minum Kopi Secara Rutin
Minum kopi mempunyai kelebihan dan kekurangan, yang terbukti secara ilmiah. Salah satu manfaat paling penting yang selalu menjadi sentra perhatian yaitu bahwa kopi mambantu Anda untuk hidup lebih lama. Kopi juga kaya akan antioksidan dan kafein serta riboflavin (vitamin B2), asam pantotenat (vitamin B5), mangan, kalium, magnesium dan niacin.

Selain sanggup menciptakan panjang umur, ada lebih banyak manfaat yang terkait dengan konsumsi kopi. Namun, untuk menikmati manfaat ini, Anda harus tetap berpegang pada kopi hitam dan tidak lebih dari 4-5 cangkir sehari. Berikut yaitu beberapa alasan di mana kopi membantu Anda hidup lebih usang dan memberi manfaat pada kesehatan Anda.

7 Khasiat Rutin Mengonsumsi Kopi Bagi Kesehatan

  • Memperpanjang umur

Kopi melindungi badan Anda lantaran sifat antioksidan yang kuat. Antioksidan bekerja serta berjuang dan melindungi terhadap radikal bebas dalam badan Anda. Radikal bebas sanggup melemahkan kekebalan Anda dan menciptakan Anda lebih rentan terhadap penyakit.

Sebuah studi 2008 yang diterbitkan di Annals of Internal Medicine melaporkan bahwa asupan kopi tanpa kafein dikaitkan dengan penurunan kecil dalam semua penyebab dan mortalitas penyakit kardiovaskular.

  • Melindungi dan melawan kanker

Antioksidan dalam kopi yaitu alasan mengapa kopi dikaitkan dengan penurunan risiko beberapa jenis kanker. Kopi mengandung senyawa biologis aktif, menyerupai kafein dan fenolik asam, mengatakan kegiatan antioksidan berpengaruh yang menghipnotis glukos, metabolisme dan tingkat hormon se*ks. Ini memainkan tugas penting dalam mencegah kanker prostat.

Sebuah studi 2011 yang diterbitkan dalam Journal of National Cancer Institute menemukan hubungan terbalik yang berpengaruh antara konsumsi kopi dan risiko kanker prostat yang mematikan. Asosiasi sepertinya terkait dengan komponen non-kafein dari kopi.

  • Menjaga kesehatan liver

Konsumsi kopi terbatas terkait dengan kesehatan hati yang lebih baik. Untuk kesehatan hati, kopi disaring lebih hepatoprotektif, yang berarti mencegah zat berbahaya tertentu menyerupai kahweol dan cafestol dari mencapai badan Anda.

Sebuah studi 2013 yang diterbitkan dalam Hepatology mengatakan bahwa peningkatan asupan kafein sanggup mengurangi fatty liver pada orang dengan penyakit hati berlemak nonalkohol. Kafein merangsang metabolisme lipid disimpan dalam sel-sel hati dan menurunkan lemak hati.

  • Mencegah kerikil empedu

Batu empedu yaitu problem yang sangat menyakitkan yang sanggup dicegah dengan konsumsi kopi biasa. Antioksidan dan imbas metabolik kopi yaitu alasan di balik itu. Sebuah studi tahun 1999 yang diterbitkan dalam Journal of American Medical Association melaporkan bahwa imbas metabolik kopi sanggup mengurangi risiko penyakit kerikil empedu simtomatik pada pria.

Tidak hanya pria, kopi juga bermanfaat bagi wanita. Sebuah studi tahun 2002 yang diterbitkan dalam Gastroenterology mengambarkan bahwa konsumsi kopi berkafein dikaitkan dengan rendahnya risiko penyakit kerikil empedu simtomatik pada wanita.

  • Mengatasi penyakit parkinson

Penyakit Parkinson yaitu penyakit neurodegeneratif yang paling umum kedua, yang disebabkan oleh final hidup neuron dopamin di otak. Karena tidak ada pengobatan yang diketahui, fokus terutama pada pencegahan serta penanganan gejala. Konsumsi kopi dikaitkan dengan insiden secara signifikan lebih rendah dari penyakit Parkinson serta dalam mengurangi gejala.

  • Melindungi jantung

Konsumsi masuk akal kopi, 3 hingga 5 cangkir sehari, dikaitkan dengan kesehatan jantung yang lebih baik. Hal ini terutama lantaran kandungan kafeinnya. Hal ini juga terkait dengan senyawa alami dalam biji kopi, menyerupai phytochemical yang sanggup membantu mengurangi peradangan, yang penting untuk kesehatan jantung Anda.

  • Membantu mencegah diabetes

Antioksidan dalam kopi meningkatkan sensitivitas insulin dan menurunkan risiko diabetes tipe 2. Kafein juga menghipnotis sensitivitas insulin. Sebuah studi tahun 2004 yang diterbitkan dalam Annals of Internal Medicine mengatakan bahwa asupan kafein dari kopi dikaitkan dengan risiko statistik signifikan lebih rendah untuk diabetes pada laki-laki dan perempuan.

(mw/kr)