7 Cara Gampang Menggunakan Pelembab Yang Benar

Memakai Pelembab yang Benar | Melembabkan kulit kering dengan moisturizer sebetulnya merupakan rutinitas perawatan yang sederhana. Cukup meletakkan pelembab di telapak tangan, kemudian diusapkan ke wajah.

Padahal teknik ibarat itu ternyata salah. Ada aneka macam teknik menerapkan dan melembabkan kulit kering memakai moisturizer yang baik dan benar. 

 Melembabkan kulit kering dengan moisturizer sebetulnya merupakan rutinitas perawatan yang 7 Cara Praktis Memakai Pelembab yang Benar
Rutinitas perawatan kulit biasanya terdiri dari beberapa urutan, diantaranya pencucian (cleansing), toning, serum dan kemudian diikuti dengan mengoleskan pelembab.

Bila diterapkan dengan benar, pelembab tidak hanya anggun dipakai untuk menjaga kelembaban, tetapi juga membentuk lapisan pelindung pada kulit, melawan gejala penuaan, serta yang lebih penting, menjaga kulit anda semoga tidak kusam atau terkelupas.

Namun sebelum anda lebih mengeksplorasi hukum dasar melembabkan kulit, ada beberapa hal yang perlu diingat. Pelembab tidak selalu cocok untuk segala cuaca. Anda perlu menentukan pelembab sesuai dengan kebutuhan perubahan kulit anda.

Misalnya, selama isu terkini penghujan, pilihlah untuk meggunakan heavy lotion berbasis krim, sedangkan ketika isu terkini kemarau beralihlah pada pelembab yang lebih ringan. Nah, berikut ini ialah langkah-langkah memakai pelembab yang tepat.

Langkah-Langkah Menggunakan Pelembab yang Benar

Langkah 1: Pilih Pelembab

Kenali jenis kulit anda dan pilih krim yang sesuai dengan jenis kulit anda. Jika kulit anda berminyak, pelembab harus bertindak menyegel kelembaban. Jangan lupa untuk menentukan krim dengan sifat SPF semoga anda tidak harus menerapkan dua krim pelembab dan sunblock sekaligus.

Langkah 2: Mencuci Wajah

Rutinitas perawatan kulit yang baik dimulai dengan membersihkan wajah anda setiap hari semoga terbebas dari kotoran dan debu yang menumpuk. Pastikan mencuci wajah anda dengan memakai sabun yang lembut semoga tidak membuat kulit kehilangan minyak alami. Tapi mengangkat kotoran, sekaligus menjaga keseimbangan pH kulit.

Langkah 3: Mengeringkan Kulit

Jangan menggosok kulit anda terlalu keras. Bila anda menggosok kulit, tentunya akan mengakibatkan gejala penuaan. Biarkan kulit anda tetap sedikit lembab, alasannya ialah dipakai sebagai ‘kanvas’ yang lebih baik sebelum menerapkan pelembab.

Langkah 4: Toning

Gunakan toner yang cocok akan menghilangkan semua sisa kotoran dari kulit anda, dan memungkinkan pelembab untuk bekerja lebih baik. Berikut ini ialah resep alternatif alami yang akan sesuai dengan semua jenis kulit.

Ambil beberapa tetes air mawar ke bola kapas dan oleskan pada kulit anda. Pastikan untuk diserap secara alami oleh kulit anda.

Langkah 5: Ambil Pelembab Secukupnya

Ambil pelembab secukupnya di telapak tangan anda. Setelah itu terapkan dan oleskan dalam titik-titik kecil di dagu, hidung, dahi dan pipi.

Langkah 6: Menggunakan Dua Jari

Pertama, mulai dari tengah dahi anda, kemudian oleskan memutar ke luar dan ke atas. Hal ini sama berlaku untuk pipi dan hidung.

Langkah 7: Gunakan Gerakan Memutar

Gunakan gerakan berputar-putar, semoga krim meresap ke kulit anda. Hindari mengerahkan terlalu banyak tekanan, atau menggosok dengan penuh semangat, alasannya ialah sanggup merobek lapisan kulit lembut anda, dan kemudian menciptakan garis-garis halus.

Catatan:

Jangan pernah lupa melembabkan leher anda, alasannya ialah leher juga rentan untuk menyebarkan gejala penuaan ibarat wajah anda. Hindari dari bahan-bahan ibarat paraben, aroma buatan dan petrolatum di pelembab kulit anda.

Kulit berminyak membutuhkan pelembab juga, dan anda harus menentukan krim yang sesuai dengan jenis kulit anda. Bila anda memakai trik sederhana untuk menerapkan pelembab ini, pasti kulit anda menjadi tampak glowing, halus dan bercahaya.

(mw/kr)