6 Cara Gampang Mengobati Dan Mencegah Masuk Angin Secara Sempurna Dan Kondusif Dengan Air Jahe

Memasuki trend ketiga atau trend dimana cuaca sangat panas tidak ada hujan namun angin berhembus kencang dan udara sangat hambar dimalam hari sangat mempengaruhi ketahanan tubuh. Masuk angin merupakan dilema yang paling gampang dialami tubuh dimusim menyerupai ini. Badan menggigil, flu dan batuk merupakan tanda-tanda yang umum dialami oleh banyak orang. Masuk angin merupakan jenis penyakit ringan dimana biasanya disembuhkan dengan mengkonsumsi obat herbal yang dijual bebas dipasaran. Cara ini biasanya dilakukan sebagai langkah awal untuk mengatasi masuk angin sebelum memutuskan untuk menemui dokter. Selain itu, ada beberapa cara lain yang dianggap ampuh menghilangkan masuk angin ringan, antara lain

1. Memperbanyak konsumsi vitamin C.

Vitamin C selama ini diketahui bisa meningkatkan daya tahan tubuh. Jika tubuh terasa tidak nyaman lantaran masuk angin, segera perbanyak konsumsi buah-buahan dengan kandungan vitamin C menyerupai : jeruk, jambu biji, pepaya, kelengkeng, apel, stroberi, nanas, kiwi, mangga, tomat, markisa, melon, anggur, pear, alpukat, sawo dan semangka. 

2. Hindari Begadang.

Bahkan Raja Dangdut Haji Rhoma Irama atau yang erat disapa Bang Haji, menyatakan dalam lagunya bahwa begadang jikalau tidak ada artinya tidak perlu dilakukan. Karena kebiasaan begadang akan merubah jam biologis seseorang dan menciptakan tubuh rusak lantaran tubuh tidak bisa beristirahat total. Selain itu, udara malam hari banyak mengandung zat asam arang yang melemahkan daya tahan tubuh. Makara jikalau masuk angin sangat tidak dianjurkan untuk tetap begadang.

3. Mencari kehangatan dari sup ayam.

Uap panas yang keluar bercampur dengan aroma kaldu serta rempah-rempah bisa meningkatkan nafsu makan bagi penderita masuk angin. Karena biasanya orang yang masuk angin jadi mager atau malas-malasan dan kehilangan nafsu makan. Kehadiran sop ayam inilah yang bisa meningkatkan nafsu makan penderita masuk angin. Tambahkan merica semoga sup ayam sanggup menghangatkan tubuh dari dalam.

4. Membuat tato tradisional atau kerokan.

Ritual kerokan sudah ada semenjak jaman dahulu dan dipercaya bisa meredakan gangguan masuk angin. Meskipun banyak pakar kesehatan yang tidak merekomendasikan, namun sampai ketika ini kerokan masih menjadi senjata andalan masyarakat modern. Ritual kerokan menghasilkan zat yang disebut thiamin yang bertugas mengurangi rasa sakit.

5. Jangan minum hambar atau es.

Masuk angin disebabkan oleh cuaca hambar atau penurunan daya tahan tubuh dalam menghadapi gangguan dari luar tubuh. Air hambar atau air es juga merupakan gangguan yang bisa memicu sakit lantaran rendahnya suhu air es atau air hambar dan menciptakan tubuh susah untuk menyesuaikan suhunya. Apalagi yang dikonsumsi yaitu es atau air hambar yang dijajakan dipinggir jalan yang belum terjamin kebersihannya.

6. Konsumsi ramuan air jahe

Kalau air hambar atau es dihentikan untuk penderita masuk angin, air jahe justru sangat dianjurkan untuk dikonsumsi. Kandungan jahe dalam air jahe bisa menghangatkan tubuh dan mengusir hawa hambar yang mendera tubuh. 

cara menciptakan air jahe :

  • Siapkan jahe secukupnya, jeruk nipis dan madu alami
  • tumbuk jahe sampai pipih
  • kemudian rebus jahe sampai mendidih
  • tunggu sampai hangat suam-suam kuku
  • campurkan jeruk nipis dan madu alami.
  • kemudian segera minum

rasa hangat akan segera merayapi tubuh dan mengusir masuk angin

Seperti itulah 6 cara untuk mengobati masuk angin. Cara ini juga bisa dilakukan untuk mencegah masuk angin, kecuali kerokan tentunya. Karena kerokan dilakukan hanya pada ketika masuk angin.

Semoga bermanfaat.

terima kasih.

referensi :
konsultasionline.pw
mediskus.com