3 Jenis Penyakit Diabetes Melitus, Salah Satunya Sering Menyerang Perempuan Hamil

Sebelum mengenal jenis-jenis diabetes mellitus (DM), kiranya perlu dipahami dulu secara singkat ihwal pengertian 3 istilah ini yaitu DM, insulin dan pankreas.

Pengertian diabetes mellitus (DM) yaitu penyakit kronis yang berbahaya dimana badan tidak sanggup memproduksi insulin atau tidak sanggup memakai insulin yang dihasilkannya secara baik.

Insulin yaitu hormon yang mengontrol jumlah glukosa (gula) dalam darah.

Sedangkan pankreas (pancreas) yaitu organ yang letaknya ada di belakang perut dan melepaskan hormon insulin ke dalam sistem pencernaan.

 kiranya perlu dipahami dulu secara singkat ihwal pengertian  3 Jenis Penyakit Diabetes Melitus, Salah Satunya Sering Menyerang Wanita Hamil

Uraiannya begini …

Bila kadar gula darah terlalu tinggi, maka sel khusus di pankreas akan melepaskan insulin. Hormon insulin mendorong sel menyerap gula untuk dipakai sebagai energi atau untuk disimpan jadi lemak. Setelah itu kadar gula darah kembali turun / normal.

Kalau kadar gula darah terlalu tinggi maka sanggup merusak organ tubuh, pembuluh darah dan saraf. Karena itu badan membutuhkan insulin untuk mengubah gula tersebut menjadi sumber energi.

Cukup terang ya …

Jenis-jenis diabetes melitus 

Ada 3 jenis penyakit diabetes melitus yang perlu diwaspadai. Yaiyu DM tipe 1, DM tipe 2, dan DM gestasional. Berikut klarifikasi singkat 3 jenis diabetes mellitus tersebut :

#1. Diabetes melitus tipe 1

Penyebab diabetes mellitus tipe 1 yaitu adanya kerusakan organ pankreas. Akibatnya badan kekurangan hormon insulin untuk menyalurkan glukosa di dalam darah ke seluruh sel di dalam tubuh.

Karena glukosa tidak sanggup disalurkan untuk dirubah menjadi energi, maka glukosa hanya mengendap di dalam darah. Akibatnya, dalam rentang waktu tertentu, kadar glukosa di dalam darah meningkat dan mengakibatkan munculnya penyakit diabetes melitus.

Penderita DM tipe 1 ini akan bergantung pada insulin buatan untuk menjaga biar kadar gula darah tetap stabil. Sebagian besar penderita DM tipe 1 masih berusia sangat muda sampai remaja.

Beberapa faktor penyebab penyakit DM tipe 1 yaitu :

Faktor genetik
Gangguan pada sistem kekebalan tubuh
Kekurangan nutrisi
Serangan virus yang merusak organ pankreas.

#2. Diabetes melitus tipe 2

DM tipe 2 muncul akhir gaya hidup yang tidak sehat. Sejatinya, penderita DM tipe 2 ini tidak mempunyai problem apapun pada organ pankreas. Sehingga hormon insulin sanggup diproduksi sesuai dengan jumlah yang dibutuhkan.

Masalah muncul alasannya yaitu sel di dalam badan mengalami resistensi atau tidak peka dengan hormon insulin lagi. Karena itu maka hormon insulin tidak sanggup menyalurkan glukosa ke sel-sel di dalam tubuh.

Jika hal itu terjadi dalam jangka waktu yang usang maka penderita DM tipe 2 pun sanggup mengalami kerusakan organ pankreas. Sebab, badan akan terus memproduksi lebih banyak insulin untuk sanggup menyalurkan glukosa. Secara tidak langsung, organ pankreas akan dipaksa bekerja lebih berat dari biasanya.

Berikut beberapa faktor penyebab DM tipe 2 :

Obesitas
Jarang berolahraga
Pola makan tidak sehat
Sering stres akhir pekerjaan

Mayoritas penderita diabetes yaitu dari DM tipe 2 ini, alasannya yaitu itu perlu diwaspadai.

#3. Diabetes melitus gestasional

DM gestasional perlu diwaspadai oleh kaum wanita. Sebab, DM gestasional yaitu satu-satunya jenis diabetes melitus yang khusus menyerang perempuan terutama perempuan hamil. Meskipun nyatanya penyakit DM gestasional ini pada umumnya lenyap sehabis penderitanya melahirkan.

Bagi perempuan yang sudah pernah menderita DM gestasional, maka beliau akan mempunyai resiko yang lebih tinggi terkena penyakit DM tipe 2. Terutama bila yang bersangkutan tidak menjalankan teladan hidup yang sehat.

Karenanya, perempuan hamil disarankan untuk rutin mengontrol kadar gula darahnya.

Baca juga : Penyebab, Gejala, Pencegahan Penyakit Diabetes Melitus

Video jenis-jenis penyakit diabetes mellitus dan pencegahannya di Youtube


Sebuah video ihwal jenis-jenis diabetes dan cara pencegahannya telah diunggah di Youtube, dan cukup gampang dipahami (lihat video diatas). Semoga bermanfaat.