10 Kondisi Terjadi Pada Badan Sehabis Melahirkan

Selama kehamilan, badan perempuan melalui banyak perubahan. Meskipun kehamilan berakhir dan Anda punya bayi di pelukan Anda, tantangan justru gres dimulai. Anda perlu mengikuti keadaan dengan tugas gres Anda sambil berguru bagaimana merawat bayi Anda.

 Meskipun kehamilan berakhir dan Anda punya bayi di pelukan Anda 10 Kondisi Terjadi Pada Tubuh Setelah Melahirkan
Selama beberapa ahad pertama, Anda akan menghabiskan sebagian besar waktu Anda, untuk mengganti popok dan menghibur bayi Anda. Anda juga secara alami akan membuatkan ikatan emosional dengan anak Anda.

Tetapi pada dikala yang sama, segera Anda akan melihat atau mengalami perubahan gres dalam badan Anda. Seperti badan Anda mulai pulih dan menyesuaikan diri dengan tugas barunya, banyak hal terjadi pada badan Anda.

Pemulihan pasca melahirkan sanggup sulit dan menjadi tantangan tersendiri. Anda harus tetap hening dan mempunyai kesabaran. Tubuh Anda akan mulai kembali normal lagi dalam beberapa bulan. Berikut yakni 10 hal mengejutkan yang terjadi pada badan Anda sehabis melahirkan.

10 Kondisi yang Dialami Wanita Pasca Melahirkan

  • Postpartum Blues

Postpartum blues, juga disebut sebagai “baby blues” yakni dilema umum di hampir 60 hingga 80 persen wanita. Ini yakni bentuk ringan dan depresi sementara dengan tanda-tanda menyerupai perubahan suasana hati, kelesuan, perasaan kehilangan, frustrasi, marah, menangis yang sulit dijelaskan, dan insomnia.

Kadar hormon yang berfluktuasi dalam badan bertanggung jawab untuk suasana hati dan sikap perubahan sehabis melahirkan. Juga, faktor-faktor menyerupai stres dan kurang tidur sehabis seharian merawat bayi gres lahir Anda sanggup berkontribusi postpartum blues.

  • Sakit pada rahim

Setelah melahirkan, rahim menyusut kembali ke ukuran dan posisi normal, dan ini menyebabkan rasa sakit lantaran kontraksi turun. Rasa sakit terasa menyerupai kontraksi persalinan ringan, dan sering terjadi selama menyusui. Hal ini terutama disebabkan oleh pelepasan hormon oksitosin, yang mendorong rahim Anda berkontraksi.

  • Payudara nyeri

Awalnya sehabis melahirkan, payudara terasa lembut lantaran mengandung kolostrum sediki, susu pertama penuh antibodi yang membantu melindungi bayi dari infeksi. Namun, sehabis beberapa hari, payudara mulai menciptakan susu, dan mungkin terasa panas, jerawat dan sakit.

  • Miss V kering

Banyak perempuan menderita kekeringan miss V sehabis melahirkan. Masalah ini juga dialami oleh banyak perempuan selama kehamilan. Kekeringan miss V sanggup memperlihatkan setiap perempuan waktu yang sulit, tapi ingat bahwa secara sedikit demi sedikit akan hilang dengan sendirinya, sehabis beberapa bulan.

Miss V kering terutama terjadi lantaran perubahan yang sedang berlangsung dalam kadar hormon selama dan sehabis kehamilan. Setelah keseimbangan hormon yang kembali, dilema kekeringan miss V akan menghilang.

  • Perdarahan miss V

Setelah melahirkan, banyak perempuan yang mengalami perdarahan miss V. Darah ini umumnya yakni gumpalan kecil disebut lokia. Masalah ini umum, meski Anda melahirkan secara normal atau dengan operasi caesar.

Lokia sangat menyerupai dengan pendarahan yang Anda alami selama periode menstruasi Anda. Hal ini mulai segera sehabis lahir dan biasanya berlanjut selama dua hingga tiga minggu. Pada beberapa wanita, dilema sanggup bertahan hingga enam minggu.

  • Perut datar

Setelah bayi lahir, itu tidak berarti bahwa Anda akan segara mempunyai perut datar. Setelah melahirkan, kebanyakan perempuan akan mempunyai perut bulat. Rahim, otot perut dan kulit yang meregang selama berbulan-bulan selama kehamilan, maka diharapkan waktu untuk pecahan dari badan Anda tersbeut untuk mengecil kembali ke bentuk aslinya.

  • Rambut rontok

Setelah melahirkan, Anda mungkin melihat rambut rontok berlebihan. Jangan panik, lantaran ini yakni normal. Selama kehamilan, kebanyakan perempuan akan mempunyai dilema rambut lantaran perubahan hormon dalam badan yang menyebabkan folikel rambut berada dalam fase pertumbuhan lebih aktif dari biasanya.

  • Wasir dan sembelit

Perubahan hormonal yang sedang berlangsung di dalam badan selama kehamilan dan periode postpartum sanggup memperlambat sistem pencernaan dan menyebabkan sembelit. Selain itu, perempuan yang mempunyai wasir, dikala melahirkan sanggup merasa sangat sulit untuk mempunyai gerakan usus normal, jadinya menyebabkan sembelit.

  • Berkeringat di malam hari

Tidak diragukan lagi, Anda mungkin mempunyai banyak keringat selama persalinan, tapi sehabis melahirkan Anda juga sanggup menemukan diri Anda berkeringat cukup banyak selama beberapa ahad pertama. Hal ini terjadi lantaran perubahan mendadak dalam tingkat estrogen tubuh, yang pada gilirannya mengacaukan pengaturan suhu badan Anda.

  • Postpartum tiroiditis

Postpartum tiroiditis, yang berarti peradangan pada kelenjar tiroid, yakni umum sehabis melahirkan. Menurut American Thyroid Association, tiroiditis postpartum mensugesti 5 hingga 10 persen perempuan. Namun, kabar baiknya yakni bahwa fungsi tiroid kembali normal dalam waktu 12 hingga 18 bulan untuk 80 persen perempuan.

Baca juga:

(mw/kr)